Wednesday, December 15, 2010

On The Adab of Love I


Menanti satu detik pandangan magis Mu
Cukup untuk meredakan rindu duniawi
Segala dugaan dan pesona menjadi irama indah
Kesakitan ragaku berlalu pergi tiada bererti

Pada Mu jua tertuju segala jalan
Pada Mu jua cinta ku serahkan
Kerna hati seorang pencinta
Pandangannya satu
Matanya hanya melihat Dia yang melihatnya
Hanya Dia kekasihnya

Sang pencinta
Hanya dia merasa
Semangat sebuah pengorbanan

Sang pencinta
Hanya dia mengerti
Persoalan Percintaan ini

Cinta ini rela menderita
Agar rindu batinnya terubat
Mengenang Dia...Cinta yang Dipuja
Mengenang Dia...Cinta yang Diredha

Hanya Dia
Mengenang Dia
Hanya Dia

No comments:

Post a Comment